GUNUNGSITOLI – KATANIAS.COM

YZ (32) Pelaku kasus dugaan pembunuhan sekaligus perampokan terhadap Amirudin Gulo (50) Bendahara UPT Dinas Pendidikan (Disdik) Hiliduho, Terancam hukuman seumur hidup.

“Tersangka diduga terlibat penganiayaan berencana hingga menghilangkan nyawa orang lain dan perampokan. Pelaku di ancam berlapis dengan KUHP Pasal 339, Pasal 340, Pasal 365 Ayat 3, dan Pasal 351 Ayat 3, dengan hukuman penjara seumur hidup atau 15 (lima belas) tahun penjara,” Ucap Kapolres Nias AKBP. Erwin Horja Sinaga, Saat menggelar konfrensi pers, Di halaman Mapolres Nias, Jalan Bhayangkara, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Sabtu (10/2/2018) sore

Kapolres Erwin memberitahu bahwa tersangka yang juga seorang PNS dengan jabatan Kepala Tata Usaha (KTU) UPT Disdik Hiliduho, di Kabupaten Nias (induk), telah buron beberapa hari, hingga nantinya menyerahkan diri dengan di antar keluarganya.

Dari hasil intoregasi penyidik, lanjut dia, Tersangka mengaku bahwa dirinya yang menikam korban dengan pisau namun senjata tajam tersebut bukan miliknya melainkan milik korban.

“Mereka bareng disepeda motor. Disaat itu ada percakapan hingga adu mulut. Tiba – tiba korban menunjukkan sebuah pisau kepada pelaku. Melihat demikian, pelaku merebut pisau itu dari korban hingga jarinya luka dan langsung menyerang tubuh korban, serta pelaku melemparkan pisau itu hingga mengenai kepala kening korban,”. Ujarnya

Setelah itu pelaku lari sambil membawa tas milik korban yang berisikan uang. Dia lari kerumah keluarganya di Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, serta langsung dijemput dengan kendaraan oleh seorang pria yang tak dikenal dan masih di identifikasi oleh penyidik.

Tersangka mengatakan bahwa uang yang dia bawa lari itu sudah hilang karena dia sudah dirampok. Polisi masih menyelidiki dan uang itu adalah gaji dari para pegawai. Tutur Kapolres Erwin

Sedangkan Tersangka YZ (32) saat diwawancarai KATANIAS.COM, Mengakui bahwa dia telah menikam korban dan telah melarikan uang ratusan juta rupiah, Namun dia membantah telah merencanakannya.

“Pisau itu bukan punya saya bang, itu punya bendahara itu. Uang itu senilai ratusan juta dan sekarang sudah hilang karena saya dirampok waktu lari,” Kilahnya.

#TR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here