Aniaya Anak SD, FL Dicokok Polres Nisel

0
874

NIAS SELATAN -KATANIAS. COM

Upaya Kepolisian Resor Nias Selatan mengungkap kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur WL (12) yang berstatus sebagai Pelajar di SD Hilizomboi Kecamatan Lahusa, akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat mau melarikan diri beberapa hari , tersangka penganiaya FL alias Ama Gedeo (37) warga Desa Hilizomboi Kecamatan Lahusa akhirnya dicokok Polisi. Ia dikejar dan ditangkap Tim Personil Polres Nias Selatan yang dipimpin langsung Kasatreskrim di Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (08/3/2018).

Ps. Paur Subbang Humas, Brigadir Mawrits Hutapea, memberitahu bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan STPLP Nomor : LP/39/2018/SPK – C/Res-Nisel, Pada tanggal 04 maret 2018 kemarin serta Membenarkan bahwa tersangka FL, saat ini sudah diamankan di RTP Polres Nias Selatan, Ujarnya saat ditemui di Polsek Lahusa, Minggu(11/3/2018).

Menurut Mawrits, penganiayaan itu terjadi pada tanggal 28/2/2018, sekira pukul 06.30 Wib disaat WL bersama satu temannya pergi kesekolah. Tiba- tiba ditengah jalan WL bersama temannya bertemu dengan FL, dan saat itu FL bertanya kepada mereka, “kenapa kalian tebang pohon pisang itu”, lalu WL menjawab dengan santai ” itu kebun kami, apa urusan kamu?. Tidak terima dengan jawaban korban WL. Lalu FL marah dan memukul WL sebanyak 2 kali dikepala, dibagian uluhati serta mencekik korban, Pungkasnya.

“Akibat pemukulan itu WL tidak sadarkan diri serta mengalami muntah darah dan terpaksa mengalami Opname di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli”, terang mawrits.

Kepala Kepolisian Resor Nias Selatan Faisal Napitupulu, sangat prihatin terhadap kejadian tersebut. Ia langsung memimpin rombongannya datang Kepolsek Lahusa untuk memastikan dan melihat langsung kondisi wl yang masih lemas sembari memberikan santunan sosial kepada keluarga korban, Minggu (11/3/2018) sekira pukul 12 siang kemarin.

” Wl harus menjalani perobatan lanjutan di rumah sakit lukas Hilisimaetano hingga kondisinya benar-benar pulih.” Ia juga berharap kepada masyarakat supaya menghentikan kekerasan terhadap anak dibawah umur, Tegasnya singkat.

Terpisah, Ibu Kandung Korban Nuruati Tafoana’o, menyampaikan rasa syukur dan Ucapan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada Kapolres Nias Selatan yang telah serius dan prihatin terhadap kasus penganiayaan yang menimpa anaknya.

“Saya sangat berterimakasih banyak kepada bapak Kapolres Nias Selatan atas keseriusan dan perhatiannya kepada anak saya WL dan harapan saya supaya pelaku dituntut sesuai hukum yang berlaku,” Imbuh Nuruati Tafonao usai bertemu dengan Kapolres Nias Selatan, Minggu(11/3).

#Ampuni Daeli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here